Sharing – Bilangan 29

Bilangan 29

Membaca Kitab Bilangan pasal 29 ini kalo nggak bikin puyeng ya bikin penasaran. Isinya bolak balik tentang jumlah dan jenis korban bakaran dan korban sajian. Ada domba, lembu dan kambing. Yang jantan, muda, umur setahun, dan tidak bercacat. Kata atau kalimat tersebut diatas diulang terus menerus karena memang itulah yang diinginkan Allah dalam tiap-tiap korban bakaran pada hari raya di bulan ketujuh.

Bulan ketujuh ini bulan paling banyak hari pertemuan kudus dengan membawa korban bakaran dan korban sajian, juga korban penghapusan dosa atau korban perdamaian (diluar korban bakaran tetap dan korban sajiannya dan korban curahannya). Alamak, banyak kali bah! Kata temanku si butet.

Karena penasaran (habis disuruh sharing pasal ini, kalo nggak, sebodoh teing deh… mau berapa ekor kek, mau yang kayak gimana kek, emang eike peduli? Puyeng tauuuu…. si Inem yang duduk di sebelah aja ketiduran waktu baca pasal ini) jadinya eike ketik masing-masing hari beserta korbannya, apakah ada pattern? apakah ada kesamaan? Apakah berbeda-beda? nah begitu sudah di ketik or tulis ulang baru jadi jelas deh. Ternyata beda tipis saja, bahkan ada yang sama. Ini nih listnya :

——
Bulan ke-7 Tanggal/hari ke- 1 (Hari Peniupan Serunai) Pertemuan kudus & tidak boleh kerja berat.
Korban Bakaran & Korban Sajian:
1 ekor Lembu Jantan Muda | 3/10 efa
1 ekor Domba Jantan | 2/10 efa
7 ekor Domba berumur 1 tahun yang tidak bercela | 1/10 efa
1 ekor Kambing Jantan sebagai korban penghapus dosa.

Bukan ke-7 Tanggal/hari ke-10
Pertemuan kudus, puasa & tidak boleh melakukan sesuatu pekerjaan.
Korban Bakaran & Korban Sajian:
Sama dengan hari ke-1

Bukan ke-7 Tanggal/hari ke-15 (di rayakan selama 7 hari)
Hari 1
13 ekor Lembu Jantan Muda | 3/10 efa
2 ekor Domba Jantan | 2/10 efa
14 ekor Domba berumur 1 tahun yang tidak bercela | 1/10 efa
1 ekor Kambing Jantan sebagai korban penghapus dosa.
Hari 2-7 (sama dengan hari pertama hanya Jumlah Lembu Jantan berkurang 1 ekor setiap harinya, sehingga pada hari ke 7, hanya perlu mempersembahkan 7 ekor Lembu Jantan, sisanya sama semua).

Hari kedelapan (Perkumpulan Raya, tidak boleh kerja berat)
1 ekor Lembu Jantan Muda | 3/10 efa
1 ekor Domba Jantan | 2/10 efa
7 ekor Domba berumur 1 tahun yang tidak bercela | 1/10 efa
1 ekor Kambing sebagai korban penghapus dosa.
—–

Banyak ya booookkk… kata Pak Ujang, yang sehari-hari kerja di rumah jagal. Itu dihitung-hitung ya, Lembu Jantan dalam sebulan itu bisa kena potong 70an ekor. Ck… ck… belum yang lain-lain. Kebayang nggak sih repotnya? Tapi konon katanya di bulan ke-7 itu bangsa Israel agak santai hari-harinya, secara waktu itu adalah waktu jeda antara musim panen dan musim menabur.

Yang eike dapat pas baca pasal ini adalah timbulnya pertanyaan & rasa penasaran untuk diri sendiri mengenai HATI eike soal menyenangkan hati Tuhan & soal minta ampun. Apakah jika Tuhan Yesus tidak menjadi korban penebusan antara eike dan Allah, trus eike kudu melakukan persembahan korban-korban ini, apakah eike akan setia mentaatinya? Sampai sedetail-detailnya? Apakah cara berkorban ini justru lebih mudah diikuti & dirasakan kelegaannya? Kalau sudah berkorban sesuai arahan Tuhan, wes beressssss… sudah kembali suci & bersih.

Sedangkan kalo saat ini dengan cukup berdoa dan beriman kepada Kristus saja. Tapi kok rasanya masih ada keraguan? Soalnya sering kembali jatuh dalam dosa yang sama. Ciloko dua belas kata Koneng, teman yang sehari-hari melihat kelakuan eike yang masih morat-marit. Kata dia “hati2 loh… masak kamu mau bolak balik salib kan Tuhan Yesus? Mbok tobat….” Duh! (paragraf ini hanya satir. Tentu kita percaya bahwa keselamatan dari Kristus adalah pasti. Sungguh-sungguh lahir baru dan menerima anugerah keselamatan, maka sepenuhnya kita milik Allah, Amin).

Tapi satu yang jelas yang eike dapat dari pasal 29 ini yang mana eike kaitkan juga dengan Korban Tunggal yang langsung membayar lunas semua hutang korban-korban kita dengan kematian Yesus di kayu salib, yaitu Tuhan sendirilah yang *berinisiatif*, Dia lah yang *proaktif*, Bahkan Anak Allah diutus turun ke dunia untuk kita, agar kita bisa kembali suci. Maha besar kasih Allah pada kita manusia yang berdosa.

Selamat berakhir pekan, Tuhan memberkati.

Yuliana Tan
Milton – July 7,2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *