Sudah ‘Sah’ Jadi Kanadian

Kurang tahu juga kenapa awalnya bisa memasukan “makan maple candy yang digulung diatas salju” masuk dalam salah satu bucket list gua. Kalo dipiki-pikir kan kayaknya biasa aja tuh, apa sih hebat dan menariknya makan semacam permen lolipop?!

Tebakan ku sih kemungkinan karena adegannya yang unik dan nggak bisa didapat di sembarang tempat kalo mau. Impian ini sih sempat pudar dan nggak begitu diharap-harap cemasin ketika pernah suatu ketika makan maple candy yang sudah keras yang dijual di toko oleh-oleh atau di tempat wisata di Kanada. Bentuknya daun maple lagi, rasanya sih ya gitu lah, manis. ihik šŸ™‚

Terus suatu malam saat asyik nonton Youtube, eh ada iklan dari White Meadows Farms yang promosi lokasi mereka, begitu lihat ada adegan makan maple candy on snow, yuk mariiiiiii kita datangggg…. haha. Sekalian dong sebagai warga yang baik kita kudu paham sejarah tentang maple tree, supaya “sah dan afdol” menyebut diri sebagai Kanadian. [iya pake tanda kutip, karena untuk sah jadi Kanadian ya kalo bukan lahir di Kanada ya kudu melamar buat jadi warga negaranya dengan mengambil sumpah enak bener kalo cuma perlu ha ha hi hi makan maple candy trus langsung bisa pegang passport maple leaf haha]

Biar seru dan ramai, tak ajak teman-teman yang minat sekalian. Tur cuma ada 2 jadwal tadinya, jam 11 pagi dan jam 2 sore. Kita janjian ikut yang jam 11. Apa daya begitu kita sampai jam 10.50 tiket tur jam 11 sudah habis, 3 keluarga dapat tiket, 2 keluarga termasuk kami kehabisan. Hati ini langsung nyessssss gagal deh coret bucket list. Karena kelamaan kalo kudu ikut yang jam 2 & kita ada rencana jalan-jalan ke tempat lain. Tapi kalo sudah rejeki memang nggak kemana, ternyata sabtu itu tur ada juga buat yang jam 12.30 siang, horeeee…

Jumlah peserta dibatasi sesuai dengan kapasitas wagon yang mengantar para peserta ke tengah-tengah perkebunan maple ternyata. Berbeda dengan saat ikut Apple atau Cherry Picking, ratusan orang tumplek jadi satu. Itulah akibat main asumsi dan nggak pakai nanya-nanya dulu, haha. Hikmahnya sih akhirnya jadi bisa mampir ke Pancake Housenya, lihat-lihat binatang peliharaannya Old McDonald, belanja belenji dan istirahat menghangatkan diri.

Hasil sadapan dari pohon maple itu bening kayak air, cara nyadapnya nggak seperti nyadap pohon karet yang batangnya disayat-sayat tp cukup di colok aja langsung ke pohonnya. Total 40 liter air sadapan itu cuma menghasilkan 1 liter maple syrup. Alamak, pantesan dibilangnya Liquid Gold. Karena tidak semua pohon maple bisa di sadap, kalo bisa pun ada batasannya sesuai ukuran si pohon, plus suhu udara juga mempengaruhi, termasuk mempengaruhi warna hasil akhirnya,hasil yang pekat/dark ternyata didapat pada saat suhu dingin.

Gua pribadi ketika dikasih icip-icip maple syrup, lebih suka yang dark karena rasnya lebih kuat, aroma after tastenya juga lebih kuat, ada semacam rasa & bau hangus tapi enak haha. Tepatnya jenis Amber yang paling gua doyan dan itu tipe tergelap yang direkomendasi buat dimakan sama pancake.

Terus gimana Yul setelah nyobain makan maple candy on snow-nya? tanya kalian yang penasaran. Jawabannya …

.

.

.

.

.

Enak gila.

Hahaha, mungkin lebay ya… tapi sungguhan loh… enak banget šŸ™‚ tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Ntah apa yang bikin dia bisa enak begitu. Mungkin karena fresh from the pot atau karena teksturnya yang belum mengeras tp juga gak seencer caramel. Atau karena lapar dan suhu dingin? ah ntahlah… yang jelas gua makan 2!!! dan tidak menyesal saudara-saudara šŸ™‚

Ini cuplikan video yang sempat gua buat di hari itu, yang bertepatan dengan ultah suami.

Jadi sudah ‘sah’? ‘sah’? ‘sah’? SAHHHHH!!!! šŸ™‚

YuTan

One thought on “Sudah ‘Sah’ Jadi Kanadian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *