Olivia’s 1st Outdoor PRO Photo Session

Model: Olivia Muliawan | Age: 7 Month | Gender: Female | Weight: +/- 15lbs | Heigh: +/- 70cm | Eye Color: Dark Brown | Hair Color: Black

Photographer: Mommy | Assistant Photographer: Grandma | Stylist: Mommy & Olivia | Wardrobe: Personal | Accessories: Personal

Location: Highpark, Toronto, Ontario, Canada | Date: Aug 6, 2014

Camera: Canon EOS 7D | Lens: 50mm F1.8

combo1 combo2 combo3 combo4 combo5Mommy’s NOTE:

I used to work at Sears photo studio in Halifax around 2 years ago and 90% of my customer was parents with babies! Now I know  and can related when they said “Oh, I like that one better, It show her/his personality” or “I want that one, that’s how she/he smiles” or something like that, when I sat with them in front of the computer to look all their baby pictures I took that day. Sometimes, I just didn’t understand, for me that picture probably little bit blur, the composision was odd, or just simply the baby face wasn’t cute enough like other pictures in my opinion. BUT at the end they chose whatever they liked and as a professional photographer, as long as your customer happy, that’s enough and consider as success ^^. So, when I look all the pictures I took this afternoon, no matter how bad the quality (exposure, angle, etc) of the picture, I LIKE it just because Olivia so cute on that pic, haha.

We had so much fun during the photo session, I wasn’t prepare so much since this was our first professional photo session and I didn’t know what will going on. Turned out not so bad, I just went a bit crazy to made Olivia smiles.

After so long I refused to take a picture using my DSLR camera and getting comfortable with Handphone camera, it felt so good to be back to ‘heavy bulky blacky camera’ haha! Definitely will have more photo session with her in the future. Excited!

Olivia’s NOTE:

I didn’t know what’s mommy doing in the park. She kept calling my name and made a fake snizzing sound, I guessed she tried to make me smile, of course I smile, she was so silly. We had fun in the park, we go to this place so often, since I was a baby, errhh… I mean when I was a little baby, I am a big baby now. But today visit was a bit special, mommy let me sit on the ground, she even made me lay down on my tummy, She knew I hate this position but I gave it a try, actually I did it so I could had a chance to pull some grass though. haha.

Grandma looked so happy too, She made sure I wore my pretty headband. When mommy stopped looking at me through some funny black box, I snacking with Grandma. It called picnic in the park, I like it… I like drinking my milk and looking to the trees, they are so high and greeny.

Mommy said we will going out more often before the weather getting cold. I am looking forward to have fun with mommy and grandma in our next visit to the park!

Piknik Melayu at Belwood Lake

Disebut piknik melayu karena pesertanya 98% melayu, sisa 2%nya adalah yang bukan melayu namun menikah dengan melayu atau brojol dari rahim melayu, hehe. Ini terlepas dari yang masih pegang pasport garuda maupun yang sudah beralih ke pasport daun maple. Pokoknya melayu, suka nggak suka, hidup melayu!

Tau dong kalo hidup sebagai melayu di tanah kelahirannya sendiri, belum tentu bisa menikmati acara-acara seperti piknik di taman, acara yang sifatnya outdoor makin lama makin menghilang. Bukan karena kehilangan peminat namun kondisi dan situasi yang tidak memungkinkan. Polusi udara dan ‘polusi’ lalu lintas adalah kendala utama buat melayu untuk berpiknik ria di taman kota, itu kalo masih ada cukup taman kota yang ‘layak’ dikunjungi. Salah dua yang masih afdol adalah kawasan taman monas dan kebun binatang ragunan di Jakarta.

Bagaimana dengan di daerah? saruah kabeh kalo istilah orang jawa. Saya gak menampik kalo masih ada yang suka beroutdoor ria di tanah air. Lah liat aja kalo sudah musim libur atau ketemu hari libur, penuh itu semua arena rekreasi seperti taman bermain Ancol, tapi lebih banyak mana hayo yang berjubel dan ngadem di mall atau pusat belanja lainnya? Ngomong-ngomong soal Ancol, terakhir dapat kabar katanya tiket masuknya sudah mendekati 1/2 jeti per kepala (?), astaganaga.

Ya, mau dibandingkan kayak gimana pun. Ntah dari ketersediaan fasilitas beroutdoor ria, maupun mental atau budaya dari manusia-manusianya  (baik yang mengelola atau yang ingin menikmati), Kanada jauh lebih unggul dalam hal ini. Tiap jengkal tanah kalo bisa dijadikan taman akan dijadikan taman istilahnya. Di area perumahan saja yang sudah sangat dekat dengan kota dan cukup padat, masih bisa anda temukan taman yang asri dengan pohon yang cukup lebat, jalan setapak yang rapi dan bersih. Tidak ada pedagang kaki lima, hampir tidak ada sampah berserakan, jarang-jarang ada yang mojok di semak-semaknya, hehe.

Ya iyalah Yul, Kanadakan penduduknya dikit sedang luas areanya banyak, wajar saja toh kalo banyak taman kota, mau diapain lagi coba tuh tanah? Eitts… jangan bela diri napa? itu Kalimantan apa nggak kurang luas? Jakarta emang gak luas, tapi siapa suruh pemerintahnya gak mau pake sistem sebar? lempar saja salah satu departemen ke wilayah lain yang masih sepi kalo memang tidak mau sepemerintahan di’buang’ agak jauhan. Banyak yang mengira Toronto atau Vancouver adalah ibukotanya Kanada, tetotttttt salah! Ibukotanya Ottawa. Tapi kok lebih terkenal 2 kota itu ya? karena kota itu kota bisnis dan juga bagus wisatanya sehingga lebih termasyur dikalangan international.

Bahkan kantor imigrasinya sebagian dibagi ke wilayah lain, timur mentok supaya semua kagak harus berjubel ke Ottawa dan bisa dibagi-bagi, sekalian menhidupkan perekonomian dan membangkitkan gairah orang untuk menetap dikota-kota kecil tersebut. Beberapa perusahaan juga disarankan kalo boleh dikatakan agak ‘dipaksa’ untuk bikin perusahaan di kota-kota tertentu, maka hiduplah kota tersebut. Mengapa Indonesia tidak berpikir seperti itu? karena poitisinya cuma mikirin isi perut sendiri, semua mau serba instant, politisi yang bagus, mentalnya gak cukup kuat untuk bertahan waras kalo harus terus menerus dilingkaran koruptor kotor.

Blog judul ini harusnya singkat dan hanya mau share beberapa foto, lah kenpa saya jadi melebar keurusan politik begini? weleh. Ini pasti karena masih sebal sama insiden diskualifikasi tim ganda putri di Olimpiade London 2012 yang tengah berlangsung. Untuk detail kasus ini silahkan google. Belum lagi katanya ada yang diskualifikasi juga karena telat datang saat tanding. What? telat? mau alasan apapun please deh… telat diajang sekaliber ini apa ada alasan yang cukup kuat? apa aja itu kerjaan orang-orang yang datang ikut mendampingi? pelatih? manager? mau jalan-jalan tok? #pret dan #pret lah.

*tarik nafas*

Kita liat foto-foto aja yuk, dari pada sebel hehehe…

Bersepeda ria

Di Indonesia katanya juga lagi booming bersepeda ria, di Singapore juga. Bagus deh…

Bercanoeing ria

Kalo di daerah masih bisa bersampan ria. 9 tahun di Jakarta belum pernah ada kesempatan naik beginian atau yang mirip-mirip 🙁

Bermancing ria

Nah kalo mancing, di Indonesia surganya dah ya… Nenek moyangku pelaut sih hehe… di Kanada urusan mancing lumayan rese, tiap pemancing kudu harus ada sertifikat, tiap mancing ada aturannya, maksimal hanya boleh berapa ekor ikan, jenis-jenis tertentu sekian sekian, duh… rempong deh nekkkkk….

Langsung di eksekusi

Ikan ikan hasil tangkapan keseringan dilepas lagi kalo masih kecil, apalagi yang sedang hamil. Padahal katanya telor ikan lezat, hehe. Karena ini cukup gede dan peserta piknik ramai maka ikan ini langsung di eksekusi di tempat, pemancing yang hardcore biasanya selalu ada atau sedia alat bersihin ikan sekaligus alat masaknya.

Berhammocking ria

Asyiknya leyeh-leyeh di Hammock… sampe digigit lebah, duileh sakittttnya nyutttttttttttttt! untung gak ampe bejol gila, cuma bengkak dikit trus kempes. Jenis lebah kecil sih, bukan lebah ndut ndut bulet kayak yang biasa diliat di Indo 🙂

Berkuda ria?

Ini bukan kuda buat dinaekin kayaknya, kuda para petani disekitar Belwood. Kuda Kanada kenapa rasanya lebih gede-gede ya? apa kudanya makan keju juga? ihik ihik…

Sunny Day

Langit biru dengan awan putih? rada ‘biasa’ disini. Bagi fotografer, kondisi alam seperti ini sangat pas buat motret landscape, kalo di Indo pasti sudah ber”Omg Omg” sambil lelompatan dari mobil dan langsung ambil posisi masing2 buat motret. Indahnya masa-masa itu. Semoga disini saya gak jadi terbiasa dgn pemandangan seperti ini.

Gaharkan langit dan awannya? 😀

Teman fotoku cuma lelaki yang paling dekat ke lensa, yang jauh itu senior… sepuh… sesekali foto bareng, errhhh ini yang pertama kali sih, ihik ihik… kangen hunting segambrengan sama teman2 FN.

Air dimana-mana

Sepanjang pengamatan, dimana ada taman disitu suka ada air. Beberapa memang di pinggir danau, sebagian di tepi  aliran air semcam kali. Apa memang rancangannya seperti itu? mbuh…

DAM

Dam yang ada di Belwood

Sebagian Melayu

Bukan melayu kalo nggak gitaran dan nyanyi-nyanyi pas piknik, hahaha…Semua tersenyum ceria, terhibur oleh jentikan gitar lelaki berbaju merah  🙂

Yours truly

Itu kenapa banyangan aja tidak berpihak pada diriku ya? lebar gitu… hahaha… 😀 Yang bertanya-tanya, buykanloh … nggak sedang hamil itu hanya ketimpaan ransel kamera 🙂

Model

Sayang nih kalo pemandangan kayak gini disia-siakan… jadilah kami saling memotret, lompat sana lompat sini, biar panas kagak peduli. Summer will over soon.

Ok, sekian dulu cuap-cuapnya untuk hari ini, kudu bersiap ke dentist (lagi) buat cleaning. Kenapa ya ke dentist itu tidak pernah menyenangkan, tidak seperti mau pergi mall. Belum pernah ada yang bilang “Horeee besok ke dentist” Biar kata dentistnya super baek, tempatnya sangat nice, sekali ogah tepat ogah, Huhuhu I am not looking forward to see my dentist.

YuTan

Photo : All taken by iPhone and upload to Instgram.